简体版 繁體版 English
Masuk Daftar

contoh kalimat full employment

"full employment" terjemahan bahasa Indonesia  
ContohHandphone
  • Ron's full employment record, clients he dealt with, jobs he worked... it's all in there.
    Keseluruhan catatan pekerjaan Ron, klien yang ditangani. Pekerjaan yang dilakukannya, semuanya ada disana.
  • The Rybczynski theorem displays how changes in an endowment affects the outputs of the goods when full employment is sustained.
    Teorema Rybczynski menunjukkan bagaimana perubahan jumlah faktor memengaruhi output suatu sektor dalam kondisi penggunaan tenaga kerja penuh (full employment).
  • Despite the Asian financial crisis, the economy continues to expand at about 5% per year, with virtually full employment and low inflation.
    Krisis finansial Asia tidak memengaruhi pertumbuhan ekonominya yang tumbuh sekitar 5% per tahun, dengan nyaris seluruh penduduknya bekerja dan inflasi rendah.
  • It is through full employment at fair wages that all other economic inefficiencies can best be handled, through an accommodating monetary policy."
    Ini adalah melalui kerja penuh pada upah yang adil bahwa semua inefisiensi ekonomi terbaik lainnya dapat ditangani, melalui kebijakan moneter akomodatif."
  • "If we could have full employment by killing Germans, "why can't we have it building hospitals, "building schools, recruiting nurses, recruiting teachers?"
    Jika kita tidak ada yang menganggur dengan membunuhi Jerman, mengapa kita tidak bisa membangun rumah sakit, bikin sekolah, mempekerjakan perawat dan guru?"
  • For Davidson, this experience validates the view that Keynesian policy has the power to deliver full employment and prosperity for a government's entire labor force.
    Untuk Davidson, pengalaman ini divalidasi pandangan bahwa kebijakan Keynes memiliki kekuatan untuk memberikan lapangan kerja dan kemakmuran bagi seluruh angkatan kerja sebuah pemerintah.
  • Before the Keynesian Revolution that followed Keynes's 1936 publication of his General Theory, the prevailing orthodoxy was that the economy would naturally establish full employment.
    Sebelum revolusi Keynesianisme yang diikuti publikasi Keynes pada tahun 1936 tentang Teori Umum-nya, ortodoksi yang berlaku adalah bahwa perekonomian secara alami akan membentuk lapangan kerja penuh.
  • For Crosland, the relevance of nationalization (or public ownership) for socialists was much reduced as a consequence of contemporary full employment, Keynesian management of the economy and reduced capitalist exploitation.
    Bagi Crosland, relevansi nationalisasi (atau kepemilikan publik) bagi sosialis jauh berkurang sebagai akibat dari lapangan kerja penuh kontemporer, manajemen ekonomi Keynesian dan pengurangan eksploitasi kapitalis.
  • The growth in the 1980s was based on debt, and when the defaults began rolling in, GDP declined by 13% and unemployment increased from a virtual full employment to one fifth of the workforce.
    Pertumbuhan pada 1980-an didasarkan pada hutang, dan ketika telah jatuh tempo, PDB turun hingga 13% dan angka pengangguran naik dari nyaris nol sampai seperlima angkatan kerja.
  • In a widely read article on dollar hegemony published in Asia Times Online on 11 April 2002, Henry C.K. Liu asserted that "The Keynesian starting point is that full employment is the basis of good economics.
    Dalam sebuah artikel yang banyak dibaca pada hegemoni dolar dipublikasikan dalam Asia Times On Line pada tanggal 11 April 2002, Henry C.K. Liu menegaskan bahwa "Titik awal Keynes adalah bahwa kesempatan kerja penuh adalah dasar ekonomi yang baik.
  • Central Bank A national bank mandated by the government to ensure low inflation, currency stability, and full employment. Some of its responsibilities include implementing monetary policy, serving as a lender of last resort, and monitoring the financial system.
    Central Bank (Bank Sentral) Sebuah bank nasional dibawah pengawasan pemerintah untuk memastikan inflasi yang rendah, stabilitas mata uang, dan tenaga kerja. Beberapa tanggung jawabnya meliputi pelaksanaan kebijakan moneter, berfungsi sebagai pemberi pinjaman, dan memantau sistem keuangan.
  • Reserve Bank of Australia Australia’s central bank and banknote issuing authority established in 1960. Its responsibilities include the country’s economic progression and full employment rate, as well as securing the Australian dollar’s steadiness by implementing the necessary monetary policies.
    Reserve Bank of Australia Bank sentral Australia dan otoritas penerbit uang kertas yang didirikan tahun 1960. Bertanggung jawab atas kemajuan ekonomi negara dan mengatasi tingkat pengangguran, serta menjaga kestavilan dolar Australia dengan menerapkan kebijakan moneter yang diperlukan..
  • During the Great Depression of the 1930s, Keynes spearheaded a revolution in economic thinking, challenging the ideas of neoclassical economics that held that free markets would, in the short to medium term, automatically provide full employment, as long as workers were flexible in their wage demands.
    Pada tahun 1930-an, Keynes memimpin revolusi pemikiran ekonomi yang menantang gagasan ekonomi neoklasik bahwa pasar bebas, dalam jangka pendek hingga menengah, akan mengisi seluruh lapangan pekerjaan asalkan tuntutan upah pekerja tetap fleksibel.
  • Based on Adam Smith's assertion that full employment and economic growth require access to foreign markets, Cobden perceived the expansion of foreign trade as the main means of increasing global prosperity and emphasized the importance of the international division of labour for economic progress.
    Sesuai teori Adam Smith bahwa lapangan kerja penuh dan pertumbuhan ekonomi memerlukan akses pasar luar negeri, Cobden memandang perluasan perdagangan luar negeri sebagai jalan utama untuk meningkatkan kemakmuran global dan menegaskan pentingnya pembagian kerja internasional untuk mencapai kemajuan ekonomi.
  • In many former GDR citizens this produced a longing for some aspects of the former East Germany, such as full employment and other perceived benefits of the GDR state, termed "Ostalgie" (a blend of Ost "east" and Nostalgie "nostalgia") and depicted in the Wolfgang Becker film Goodbye Lenin!.
    Hal ini menyebabkan banyak warga bekas RDJ rindu terhadap beberapa aspek dari Jerman Timur, seperti tidak ada pengangguran dan menerima keuntungan dari pemerintah Jerman Timur, yang disebut "Ostalgie" (gabungan antara Ost "timur" dan Nostalgie "nostalgia") dan digambarkan dalam film buatan Wolfgang Becker, Goodbye Lenin!.